
Juara Putra_Kevin C Akbar & Juara Putri_Rivani A
Sihotang
Cimanggis, 12 Mei - Kevin Caesario Akbar
akhirnya menjuarai “Olympic Jabar Amateur Open
(OJAO) II” yang digelar pada 10-12 Mei 2016
untuk kategori individu putra. Atlet asal Jawa
Barat ini tidak terbendung sejak putaran
pertama. Remaja berusia 18 tahun ini selalu
memimpin di puncak leaderboard hingga menutup
permainan di hari ketiga dengan skor total 209
(tujuh di bawah par). Kevin unggul atas pesaing
terdekatnya, Naraajie E. Ramadhanputra, yang
juga dari Jawa Barat dengan skor total 211 (lima
dibawah Par) dan sementara di posisi ketiga
ditempati Syukrizal dari Aceh dengan skor total
216 (par) dan di posisi ke-empat ditempati Rifqi
Alam Ramadhan pegolf dari Cepa BGG dengan skor
total 218 (dua over par) sedangkan runner-up
OJAO 2015 Almay Rayhan Yaquta dari Kemayoran
Golf Club harus puas berada di posisi kelima
dengan perolehan total skor 219 (tiga over par)
“Saya memang menargetkan untuk juara, karena
turnamen ini milik Jawa Barat sebagai tuan
rumah. Namun, sejak hari pertama main, saya
berupaya untuk tetap santai, dan tidak
tergesa-gesa untuk mewujudkan target,” kata
Kevin, yang tahun lalu tidak hadir di OJAO I
karena sedang bertanding di luar negeri.
Meski memimpin dalam dua hari pertandingan,
perjuangan Kevin untuk meraih juara di hari
terakhir memang mendapat perlawanan ketat dari
Naraajie. Sempat tertinggal lima pukulan dari
Kevin usai sembilan hole pertama, Naraajie malah
makin ngotot di Sembilan hole kedua. Ia sempat
menipiskan ketertinggalan, menjadi satu pukulan
usai hole 17. Pegolf asal Bandung itu berpeluang
untuk memaksakan minimal playoff.
Sayang, di hole penutup, Naraajie gagal
membukukan birdie. Ia malah membuat bogey, dan
mengumpulkan skor total 211 (lima di bawah par).
Meski demikian, Kevin mengakui keuletan
Naraadjie. “Dia mentalnya bagus, fighter
banget,” puji Kevin.
Sementara itu, Naraajie sebenarnya yakin bisa
memaksa playoff. “Ketika masuk hole 1, saya
optimistis playoff,” katanya. Namun, ketika bola
pukulan keduanya di 18 masuk bunker, upaya
Naraajie menjadi lebih berat. Karena itu, ia
harus puas melakukan 3 putt dan menghasilkan
bogey.
Kevin sendiri merasakan kepercayaan dirinya
untuk menang bertambah usai membukukan “hole in
one” di hole 8, sehingga meninggalkan Naraajie
dengan selisih lima pukulan. “Akibatnya,
permainan saya seperti tidak terkontrol. Tidak
mengherankan jika Naraajie bisa mengejar hingga
satu pukulan,” jelas Kevin.
Gelar ini menambah koleksi juara Kevin setelah
di tiga pertandingan dari empat turnamen yang
diikutinya ia menorehkan hasil bagus: juara the
2nd Indonesia Elite Amateur Championship, lalu
juara 5 th RSGC Ambank Junior Amateur Open 2016
(Malaysia), dan meraih Low Amateur di Indonesia
Golf Tour, seri turnamen professional Indonesia.
Untuk kategori individu putri, tidak ada
kejutan. Rivani Adelia Sihotang tidak mengalami
kendala berarti dalam permainannya maupun
gangguan dari para pesaingnya. Pegolf yang
hampir gagal bertanding di OJAO II ini memenangi
kategori individu putri dengan mengumpulkan skor
total 215 (satu di bawah par). Hasil ini tetap
menempatkan atlet asal Jakarta Golf Club (JGC)
di posisi pertama atas Andani yang menduduki
runner up dengan keunggulan empat pukulan. “Saya
bersyukur bisa mempertahankan gelar. Ini menjadi
motivasi saya untuk tampil lebih bagus lagi,”
jelas Rivani.
Selain individu putra, Jawa Barat pun meraih
kategori beregu putra melalui wakil-wakilnya,
Kevin dan Naraajie. Posisi kedua ditempati
Kalimantan Timur dan tempat ketiga secara
mengejutkan diisi tim asal Papua. Untuk beregu
putri, giliran Banten yang unjuk gigi. Melalui
dua atlet andalan mereka: Ika Woro Palupi dan
Nathania Damarisa Rim, Banten mengalahkan Jawa
Barat yang harus puas di posisi kedua dan Jawa
Timur untuk posisi ketiga.
KALENDER TETAP JABAR
Sukses menggelar Olympic Jabar Amateur Open II,
Olympic Golf Club yang bekerja sama Pengurus
Provinsi PGI Jawa Barat telah mencanangkan akan
menggelar OJAO III tahun depan. Keberhasilan dua
turnamen OJAO menjadi keyakinan untuk
melanjutkan turnamen yang sama di tahun
berikutnya.
Bagi Jabar, OJAO III akan menjadi tantangan
pengprov untuk bisa menggelar turnamen dengan
kualitas yang lebih baik. “Yang pasti, kami
bangga bisa menetapkan OJAO ini menjadi kalender
rutin Jabar setiap tahunnya,” jelas Dian
Mariyun, Ketua Bidang Pertandingan PGI Jawa
Barat dan juga selaku Wakil Ketua Panitia
Penyelenggara.
“Kami bangga bisa menggelar turnamen prestisius
seperti ini. Para peserta daerah mengapresiasi
Jabar karena mampu menyiapkan turnamen yang rapi
dan fair. Mereka telah mengagendakan turnamen
OJAO ini sebagai event yang layak mereka ikuti,”
tambah Dian.
Olympic Jabar Amateur Open II diikuti 111 pegolf
dari 19 Pengprov. Sebanyak 91 pegolf merupakan
atlet-atlet putra, sisanya pegolf-pegolf putri.
OJAO II merupakan ajang uji coba untuk PON XIX
yang akan digelar pada 19-29 September di Jabar.
OJAO bisa dianggap sebagai media untuk memantau
kemampuan para atlet mereka menjelang PON.
Kesuksesan pelaksanaan Olympic Jabar Amateur
Open II ini memberikan kebanggaan bagi Ketua
Panitia OJAO II, Freddy Gondowibowo, yang juga
merupakan penggagas turnamen ini. “Kami berharap
para pegolf Indonesia memiliki kemampuan untuk
bersaing di tingkat internasional. Turnamen ini
juga dimaksudkan untuk membina atlet golf secara
terpadu, dan sistematis,” jelas Freddy.
Ia berharap penyelenggaraan OJAO bisa menjadi
contoh yang baik kepada perkumpulan-perkumpulan
golf, pengprov-pengprov, dan para pemilik
lapangan golf di seluruh nusantara yang mau
mengembangkan atlet-atlet golf agar bisa lebih
maju lagi, yaitu dengan cara menggelar event
seperti OJAO ini.
|